Tuesday, November 7, 2017

Museum Keris Nusantara di Solo

Museum Keris di Solo

Museum Keris Nusantara di Jl Bayangkara Solo Jawa Tengah (Bersebelahan dengan Stadion Srewedari) ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Hari Rabu, 9 Agustus 2017. Museum menyimpan banyak sekali koleksi keris yang jumlahnya ratusan buah termasuk tombak.Museum Keris Nusantara memiliki 4 lantai dilengkapi dengan lift dan tangga. Selain itu, prasarana ruang audio visual, perpustakaan, dan diorama juga sudah disediakan di museum ini.

Kepala UPT Museum Dinas Kebudayaan, Bambang MBS mengatakan dari sekitar 400-an senjata tradisional, rata-rata merupakan keris dan tombak Jawa. Sedangkan sisanya merupakan senjata tradisional dari luar Jawa.
"Kira-kira perbandingannya 1:6. Tapi memang sudah bisa mewakili Nusantara, karena ada dari Bugis, NTT, Irian, Aceh, Jawa. Paling tidak kebinekaan itu ada," ungkap Bambang saat ditemui di Museum Keris, Kamis (10/8/2017).

Museum Keris di Solo

Dari keseluruhan koleksi keris, terdapat 233 keris dan tombak yang dipajang. Sisanya disimpan dan akan dipajang secara bergiliran setiap tiga bulan. Sekitar 20 koleksi dari luar Jawa dipamerkan di sudut lantai 4. Misalnya keris luk (bengkokan) 5 dengan tangguh (perkiraan era pembuatan) Gayo. Kemudian keris luk 9 tangguh Bugis. Ada pula pedang bener dari Makassar.

"Kira-kira perbandingannya 1:6. Tapi memang sudah bisa mewakili Nusantara, karena ada dari Bugis, NTT, Irian, Aceh, Jawa. Paling tidak kebinekaan itu ada," ungkap Bambang saat ditemui di Museum Keris, Kamis (10/8/2017).
Dari keseluruhan koleksi keris, terdapat 233 keris dan tombak yang dipajang. Sisanya disimpan dan akan dipajang secara bergiliran setiap tiga bulan.


Museum Keris di Solo

Sekitar 20 koleksi dari luar Jawa dipamerkan di sudut lantai 4. Misalnya keris luk (bengkokan) 5 dengan tangguh (perkiraan era pembuatan) Gayo. Kemudian keris luk 9 tangguh Bugis. Ada pula pedang bener dari Makassar.

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, menilai keris Jawa layak mendapatkan porsi lebih besar di museum yang berada di Jalan Bhayangkara No 2 Solo itu. Sebab, selain sebagai senjata, keris merupakan karya seni bernilai tinggi.
"Yang utama memang keris. Kalau pedang, rencong itu kan tidak ada pamornya (motifnya). Yang ada pamornya kan dibuat oleh empu-empu keris. Di dalamnya terkandung makna filosofis yang luhur," ujarnya.

Museum Keris di Solo

Anggota tim kurator Museum Keris Nusantara, Agus Triatmodjo, mengungkapkan beberapa koleksi keris di museum tersebut merupakan karya masterpiece yang diperkirakan berusia ratusan tahun.

"Di sini ada yang dibuat sejak abad 8-9. Ada tangguh Budha, Singosari, Majapahit. Mataram juga banyak di sini," ungkap Agus.
Keris-keris tersebut secara keseluruhan merupakan hibah dan pinjaman dari masyarakat. Nama pemberi hibah dicantumkan dalam keterangan keris.


Harga Tiket masuk museum hanya Rp10.000 dan berikut jadwal operasional Museum Keris Nusantara Kota Surakarta:
·         Selasa - Kamis, jam buka: 09.00 - 15.00 WIB
·         Jumat, jam buka 08.30 - 11.00 WIB
·         Sabtu, jam mbuka 09.00 - 15.00 WIB
·         Minggu, jam buka: 09.00 - 13.00 WIB
·         Senin, tutup / libur.



Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search